Skripsi Mahasiswa / 2024
RECORD #85

PANDANGAN ULAMA KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN TERHADAP HAK ASUH ANAK (STUDI KASUS DI PANTI ASUHAN BUDI BAKTI KANDANGAN HULU SUNGAI SELATAN)

Noor Annisa Mahmudah

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kasus anak asuh di Panti Asuhan Budi Bakti Kandangan. Panti asuhan biasanya dikenal masyarakat sebagai tempat mengasuh anak-anak yang telah kehilangan orangtua, tetapi dalam hal ini lebih didominasi oleh anak-anak korban perceraian.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor orangtua menitipkan anak di Panti Asuhan Budi Bakti Kandangan serta pandangan ulama di lembaga Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Hulu Sungai Selatan terhadap hak asuh anak korban perceraian di Panti Asuhan Budi Bakti Kandangan.

Penelitian ini merupakan penelitian sosiologi hukum. Subjeknya ialah pengurus Panti Asuhan Budi Bakti Kandangan dan pengurus MUI Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Adapun objeknya ialah faktor-faktor orangtua menitipkan anak di Panti Asuhan Budi Bakti Kandangan dan pandangan ulama dari pengurus MUI Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Penulis mangangkat 5 kasus yang dipandang dapat mewakili kasus-kasus anak asuh yang ada melalui teknik wawancara dan dokumentasi.

Melalui teknik deskriptif kualitatif, penelitian ini menghasilkan temuan bahwa kepengasuhan anak pasca perceraian tidak berjalan sebagaimana mestinya yang diperintahkan dalam syariat Islam. Tidak semua orangtua yang terlibat kasus perceraian bertanggung jawab atas kepengasuhan anak anaknya, sementara pandangan ulama MUI Kabupaten Hulu Sungai Selatan dalam menanggapi hal ini terbagi menjadi dua kelompok, yakni mengemukakan perspektif fiqh dan putusan Pengadilan Agama.