Skripsi Mahasiswa / 2026
RECORD #603

ANALISIS SIYASAH SYAR’IYYAH TERHADAP PERAN FORUM DEMOKRASI MILENIAL DALAM PEMANTAU PILKADA 2024 DI KABUPATEN TAPIN

Siti Nor Asma· NIM 2022180001

Abstrak

 Kata Kunci: Siyasah Syar'iyyah, Forum Demokrasi Milenial, Pemantau Pilkada, Kabupaten Tapin. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya partisipasi generasi milenial dalam pemantauan Pilkada 2024 di Kabupaten Tapin melalui Forum Demokrasi Milenial (FDM), serta belum adanya kajian akademik yang menganalisis peran organisasi tersebut dalam perspektif hukum Islam. Penelitian ini merumuskan dua pokok masalah: pertama, bagaimana kedudukan hukum dan peran FDM dalam menjaga asas LUBER JURDIL pada Pilkada 2024; dan kedua, bagaimana analisis siyasah syar'iyyah terhadap peran tersebut. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap pengurus FDM Kabupaten Tapin, komisioner KPU, dan anggota Bawaslu Kabupaten Tapin, yang seluruhnya dilaksanakan pada Maret 2026. Data dianalisis secara deskriptif-analitis dengan menghubungkan temuan lapangan dengan kerangka normatif siyasah syar'iyyah. Hasil penelitian menunjukkan dua temuan utama. Pertama, FDM memiliki kedudukan hukum yang sah sebagai lembaga pemantau berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 dan telah mendapatkan akreditasi resmi dari KPU Kabupaten Tapin. Peran FDM mencakup pemantauan seluruh tahapan Pilkada, sosialisasi kepada masyarakat, pelatihan pemantau, serta koordinasi aktif dengan KPU dan Bawaslu. Kedua, dalam perspektif siyasah syar'iyyah, peran FDM merupakan aktualisasi nyata prinsip amar ma’ruf nahi munkar dan al-hisbah, yang sejalan dengan nilainilai amanah, 'adl, syura, serta maqashid syari’ah dalam menjaga keadilan dan kemaslahatan umum. Dengan demikian, keterlibatan generasi milenial melalui FDM dalam pengawasan Pilkada tidak hanya sah secara hukum positif, tetapi juga memiliki legitimasi kuat dalam perspektif hukum Islam.