PENGARUH KEAKTIFAN BERTANYA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII PADA MATA PELAJARAN FIKIH DI MTsN 2 HULU SUNGAI SELATAN
Abstrak
Kata kunci: Keaktifan Bertanya, Prestasi Belajar, Fikih
Keaktifan siswa dalam proses pembelajaran merupakan salah satu komponen
penting dalam proses pembelajaran karena bukan hanya memindahkan sebuah
pengetahuan dari guru ke siswa, namun juga menciptakan sebuah suasana yang
dapat membawa siswa aktif belajar guna mencapai sebuah perubahan tingkah
laku. Dalam proses pembelajaran sering kali terlihat siswa yang memiliki sikap
malu dan mengalami kesulitan dalam memahami pembelajaran yang diberikan
Oleh guru, dengan begitu dapat menimbulkan permasalahan dalam penelitian ini
Yaitu tingkat keaktifan siswa dalam proses pembelajaran berlangsung sangat
Bervariasi, ada siswa yang aktif dan ada juga yang pasif.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh keaktifan
bertanya terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran Fikih di
MTsN 2 Hulu Sungai Selatan. Latar belakang penelitian ini berdasarkan pada
kenyataan bahwa masih banyak siswa yang kurang aktif bertanya dalam proses
pembelajaran, yang berdampak pada rendahnya pemahaman dan pencapaian hasil
belajar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis
penelitian lapangan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII
yang berjumlah 80 orang, dengan sampel sebanyak 18 siswa dari kelas VIII-B.
Teknik pengumpulan data menggunakan angket tertutup untuk mengukur
keaktifan bertanya dan tes pilihan ganda untuk mengukur prestasi belajar.
Data dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana melalui aplikasi SPSS
versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi sebesar 0,000 <
0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara
keaktifan bertanya dengan prestasi belajar siswa. Dengan demikian, semakin aktif
siswa dalam mengajukan pertanyaan selama proses pembelajaran, maka semakin
tinggi pula pencapaian hasil belajarnya. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi
bahan evaluasi bagi guru dalam menciptakan suasana pembelajaran yang lebih
interaktif dan mendorong siswa untuk lebih aktif dalam bertanya.