IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN GAME BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FIKIH DI KELAS 3 ULYA PONDOK PESANTREN BABUSSALAM KANDANGAN KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN
Abstrak
Kata kunci: Game Based Learning, Hasil Belajar, Fikih
Pembelajaran Fikih memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman
keagamaan santri, khususnya pada materi Mawaris (Faraid) yang berkaitan dengan
pembagian harta warisan secara adil sesuai syariat Islam. Namun, dalam praktiknya
masih ditemukan rendahnya hasil belajar, kurangnya minat dan keaktifan santri,
serta penggunaan metode konvensional yang menyebabkan sebagian santri belum
mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal. Oleh karena itu, diperlukan inovasi
pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan melalui metode Game Based
Learning.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar
Fikih melalui penerapan metode Game Based Learning. Penelitian ini
menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas kolaboratif yang
dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan,
observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 10 santri kelas 3 Ulya di Pondok
Pesantren Babussalam Kandangan. Teknik pengumpulan data menggunakan
observasi, tes, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Game Based Learning
mampu meningkatkan keaktifan, motivasi, dan hasil belajar santri pada setiap siklus
hingga mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan. Dari 40% (rata-rata 67)
sebelum tindakan menjadi 70% (rata-rata 73) pada siklus I, dan pada siklus II 90%
(rata-rata 77). Dengan demikian, metode Game Based Learning efektif dalam
meningkatkan hasil belajar santri.