KESETARAAN GENDER DALAM PEMBAGIAN HAK DAN KEWAJIBAN SUAMI ISTRI : STUDI PADA MAHASISWA IAI DARUL ULUM KANDANGAN YANG SUDAH BERKELUARGA
Abstrak
Kata Kunci: Kesetaraan Gender, Hak dan Kewajiban Suami Istri, Mahasiswa
Berkeluarga, IAI Darul Ulum Kandangan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dinamika peran dalam rumah tangga
modern, khususnya di kalangan mahasiswa yang sudah berkeluarga. Sebagai civitas
akademika di lingkungan perguruan tinggi Islam, mahasiswa menghadapi
tantangan dalam menyeimbangkan peran domestik, nafkah, dan tuntutan akademik.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi dan praktik kesetaraan
gender dalam pembagian hak dan kewajiban suami istri pada mahasiswa IAI Darul
Ulum Kandangan yang telah berkeluarga, serta faktor-faktor yang
memengaruhinya.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field
research) dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi,
dokumentasi, dan wawancara mendalam terhadap 6 responden mahasiswa IAI
Darul Ulum Kandangan dan 3 orang informan. Teknik analisis data meliputi
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan teori kontruksi
sosial gender.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sebagian besar informan
memahami kesetaraan gender bukan sebagai tuntutan persamaan mutlak, melainkan
sebagai bentuk kerja sama dan kemitraan dalam rumah tangga. (2) Praktik
pembagian hak dan kewajiban cenderung bersifat fleksibel; suami tidak jarang
membantu urusan domestik, dan istri turut mendukung secara ekonomi atau sosial,
terutama saat salah satu pihak sedang fokus pada tugas akademik. (3) Faktor
pendukung terciptanya kesetaraan gender di kalangan mahasiswa tersebut meliputi
tingkat pendidikan, komunikasi yang terbuka, serta pemahaman keagamaan yang
moderat. Namun, tantangan berupa stereotip peran tradisional masih ditemukan
pada sebagian kecil pasangan.