ANALISIS PERILAKU KONSUMTIF (ISRAF DAN TABDZIR) PADA QS. AL-HADID: 20
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumtif dalam
perspektif Islam dengan merujuk pada konsep israf (berlebih-lebihan) dan tabdzir
(pemborosan) sebagaimana yang tersirat dalam QS. Al-Hadid: 20. Ayat ini
memberikan gambaran tentang sifat dunia yang sementara dan penuh dengan tipu
daya, yang sering kali mendorong manusia untuk terjebak dalam perilaku konsumtif
yang tidak seimbang.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif
dengan teknik studi tafsir tematik (maudhu’i), yakni mengkaji QS. Al-Hadid: 20
secara mendalam serta mengaitkannya dengan ayat-ayat lain yang relevan
mengenai perilaku konsumsi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumtif yang berlebihan
dan tanpa pertimbangan nilai-nilai spiritual merupakan bentuk ketidakseimbangan
dalam memenuhi kebutuhan hidup. Islam melalui Alquran mengajarkan prinsip
konsumsi yang adil, tidak berlebihan, dan tidak boros, demi menjaga keberkahan
rezeki serta keharmonisan sosial dan lingkungan. Dengan demikian, QS. Al-Hadid:
20 dapat dijadikan sebagai pijakan normatif dalam membentuk etika konsumsi yang
sehat dan bertanggung jawab dalam kehidupan modern.