FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT MAHASISWA EKONOMI SYARIAH IAI DARUL ULUM KANDANGAN UNTUK BEKERJA DI PERBANKAN SYARIAH
Abstrak
Penelitian ini dilatar belakangi oleh ketersediaan sumber daya manusia
(SDM) yang kompeten masih menjadi tantangan dalam pengembangan perbankan
syariah. Hingga 31 Juli 2023, sekitar 90% SDM di bank syariah tidak berlatar
belakang pendidikan ekonomi syariah, yang berpotensi menghambat pertumbuhan
industri. Di Kalimantan Selatan, meski pertumbuhan bank syariah cukup pesat,
masih terjadi mismatch antara lulusan perguruan tinggi dan kebutuhan industri.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang
mempengaruhi minat mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama
Islam (IAI) Darul Ulum Kandangan untuk bekerja di perbankan syariah.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan
kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 75 responden yang merupakan
mahasiswa aktif semester IV, VI, dan VIII, dengan teknik pengambilan sampel
menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner
dengan skala likert. Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, dan
analisis regresi linear berganda.
Hasil Uji-T Parsial menunjukkan bahwa hanya variabel prospek karir
yang berpengaruh signifikan terhadap minat mahasiswa untuk bekerja di
perbankan syariah, sedangkan variabel pengetahuan dan pemahaman serta tingkat
religiusitas tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Oleh karena itu,
prospek karir menjadi faktor utama yang mendorong mahasiswa untuk memilih
bekerja di sektor perbankan syariah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan
kontribusi bagi pengembangan kebijakan akademik dan strategi rekrutmen di
industri perbankan syariah.