PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER MANDIRI DI PONDOK PESANTREN DALAM PAGAR PUTRA KANDANGAN
Abstrak
Penelitian ini bertolak belakang dari pemikiran ingin menggali penerapan
pendidikan karakter mandiri di Pondok Pesantren Dalam Pagar Putra Kandangan,
yang mana di pondok pesantren ini memiliki cara pendidikan dan program yang
khas, tidak diterapkan di pondok-pondok pesantren lainnya.
Hasil penelitian yang dilakukan penulis dapat disimpulkan bahwa
penerapan karakter mandiri yang ada di pondok pesantren dalam pagar putra
kandangan ada beberapa tahapan, yaitu: memberikan waktu kepada santri selama
40 hari untuk beradaptasi di dalam Pondok Pesantren, diberikan bimbingan oleh
santri kelas 3 ulya untuk santri baru agar mereka bisa mandiri, setelah tahap satu
dan dua dilaksanakan mereka akan mempraktikan karakter mandiri dalam
keseharian mereka, mereka akan diberikan pengawasan oleh ketua kepengurusan
santri, setelah beberapa tahapan tersebut sudah terlaksana maka santri akan terbiasa
untuk mendiri.
Faktor pendukungnya ada 2 macam, yaitu dalam pondok pesantren, seperti
seringnya mendapat motivasi dari teman sekelas atau se asrama atau kaka kelas dan
seringnya mendapat motivasi dari ustadz di dalam kelas agar mereka selalu
mandiri, dan kedua sering mendapat nasihat atau motivasi dari kedua orang tua atau
kakaknya atau keluarganya agar iya bisa mandiri di Pondok Pesantren Faktor
penghambat penerapan pendidikan karakter mandiri di Pondok Pesantren Dalam
Pagar Putra Kandangan ada 2 faktor, yaitu keterpaksaan masuk Pondok Pesantren,
dan terbiasa dididik manja di rumah.