PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NAHWU MENGGUNAKAN KITAB IS’AFUT THALIBIN DI KELAS 2 WUSTHO PONDOK PESANTREN RAUDHATUT THALIBIN PUTRAAMUNTAI
Abstrak
Kitab Is’afut Thalibin, yang disusun oleh K.H. Syukri Unus, menjadi salah
satu kitab utama yang digunakan untuk pembelajaran nahwu di kelas 2 Wustho.
Kitab ini terkenal dengan struktur pembelajarannya yang sistematis dan
penjelasannya yang mudah dipahami, sehingga menjadi prasyarat sebelum santri
mempelajari kitab yang sepenuhnya berbahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahu pelaksanaan pembelajaran nahwu menggunakan kitab ini guna
mendukung pengembangan strategi pembelajaran di pesantren dan lembaga
pendidikan Islam lainnya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk
memahami secara mendalam praktik pembelajaran nahwu dengan kitab Is’afut
Thalibin. Sumber data utama adalah para ustaz yang mengajar dan santri yang
belajar kitab tersebut, sedangkan data sekunder berupa arsip dan catatan
pembelajaran dari pondok pesantren. Teknik pengumpulan data meliputi observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis untuk menggambarkan metode
pengajaran, faktor pendukung, serta tantangan yang dihadapi selama proses
pembelajaran.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran nahwu menggunakan
kitab Is’afut Thalibin dilakukan dengan metode campuran yang meliputi ceramah,
latihan soal, diskusi kelompok, dan sesi tanya jawab. Metode ini efektif dalam
membantu santri memahami kaidah nahwu dan meningkatkan kemampuan bahasa
Arab mereka. Faktor pendukung utama adalah sifat kitab yang komprehensif dan
kemampuan pengajar dalam memberikan penjelasan mendalam. Namun, tantangan
seperti tingkat bahasa Arab yang tinggi dalam kitab dan keterbatasan waktu belajar
menjadi hambatan yang perlu diatasi.