Skripsi Mahasiswa / 2025
RECORD #332

KOMPARASI HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF TERHADAP STATUS PERKAWINAN YANG KEDUA OLEH ISTERI YANG BERCERAI DI BAWAH TANGAN (STUDI KASUS DI KELURAHAN KANDANGAN KOTA KECAMATAN KANDANGAN

Nor Aida Santiยท NIM 2019110719

Abstrak

Penelitian ini bertolak di Kelurahan Kandangan Kota, suami istri menikah secara resmi sesuai prosedur Negara, kemudian bercerai di bawah tangan, lalu sang istri menikah lagi di bawah tangan, sehingga menimbulkan berbagai polemik terkait status: perceraian (cerai/tidak) dan status perkawinannya (sah/tidak). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status perceraian pada pernikahan pertama oleh istri yang bercerai di bawah tangan dan status perkawinan pada pernikahan kedua oleh istri yang bercerai di bawah tangan di Kelurahan Kandangan Kota Kecamatan Kandangan Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dalam bidang hukum keluarga Islam. Subjeknya adalah beberapa istri yang melakukan pernikahan kedua yang sebelumnya bercerai di bawah tangan. Adapun objeknya adalah status perkawinan kedua oleh isteri yang bercerai di bawah tangan di Kelurahan Kandangan Kota Kecamatan Kandangan Melalui teknik deskriptif analisis, penelitian ini menghasilkan temuan sebagai berikut: Pertama, status perceraian pada pernikahan pertama oleh istri yang bercerai di bawah tangan di Kelurahan Kandangan Kota adalah sah secara Islam, menurut hukum positif tidak sah karena tidak sesuai perundang-undangan yang berlaku. Kedua, status perkawinan pada pernikahan kedua oleh istri yang bercerai di bawah tangan di Kelurahan Kandangan Kota adalah sah secara Islam, menurut hukum positif tidak sah karena tidak sejalan dengan peraturan pencatatan pernikahan.