RELASI CHILDFREE (KEPUTUSAN TIDAK MEMILIKI ANAK) DAN KEBAHAGIAAN DALAM BUKU CHILDFREE & HAPPY PERSPEKTIF MAQĀṢID ASY-SYARĪ'AH
Abstrak
Tidak ingin memiliki anak merupakan hak setiap orang. Childfree
(keputusan tidak memiliki anak) menjadi pusat perhatian terutama karena
beberapa tokoh yang dikenal publik mengaku telah mengikuti konsep tersebut.
Seperti pasangan suami istri Gita Savitri dan Paul Andre. Salah satu hal yang
membuat Victoria Tunggono memutuskan untuk childfree adalah ia menganggap
bahwa anak itu sebagai beban, terutama karena kesulitan keuangan seperti di
keluarganya.
Tujuan dari penelitian untuk mengetahui relasi antara childfree
(keputusan tidak memiliki anak) dan kebahagiaan dalam buku Childfree & Happy
karya Victoria Tunggono prespektif maqāṣid asy-syarī'ah. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian normatif, berdasarkan jenis
penelitiannya yang normatif, maka pendekatan yang dapat digunakan dalam
penelitian ini adalah pendekatan konseptual (conceptual approach).
Keputusan Victoria Tunggono untuk childfree (keputusan tidak memiliki
anak) itu bertentangan dengan ketentuan syari‟at Islam, tapi dalam Islam ada
kemaslahatan dalam kehidupan, pilihan Victoria Tunggono untuk tidak ingin
memiliki anak (childfree) pasti sudah dipikirkannya secara matang, sadar dan
tidak ada paksaan dari siapapun, dan setiap keputusan pasti ada konsekuensi yang
didapat baik dari agama ataupun tidak. Pilihannya untuk childfree merupakan
sebuah keputusan yang membuatnya bahagia dengan keputusan tersebut, karena
dengan keputusan tersebut Victoria Tunggono merasa tidak terbebani dengan
tanggung jawab menjadi orang tua.