POLA KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU DAN MURID DALAM MEMBENTUK KEDISIPLINAN PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MTSN 2 HULU SUNGAI SELATAN
Abstrak
Keberhasilan belajar bukan hanya ditandai dengan penguasaan materi
belajar belaka melainkan lebih dari itu yakni dengan harapan terwujudnya
manusia yang memiliki kemampuan untuk mengembangkan keterampilan dan
sikap. Permasalahan terletak pada masih banyaknya murid yang tidak disiplin.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi
interpersonal guru dan murid dalam membentuk kedisiplinan dan apa saja faktor
pendukung dalam membentuk kedisiplinan di MTsN 2 Hulu Sungai Selatan pada
mata pelajaran akidah akhlak.
Peneliti menggunakan teknik Purposive Sampling dalam menentukan
informannya. Maka subjek dalam penelitian ini yaitu 2 guru mata pelajaran akidah
akhlak dan 3 murid dari 19 jumlah murid di kelas VIII B MTsN 2 Hulu Sungai
Selatan pada mata pelajaran akidah akhlak. Jenis penelitian ini adalah penelitian
lapangan dengan mengunakan pendekatan kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi interpersonal yang
dilakukan guru dan murid dalam membentuk kedisiplinan bertujuan agar setiap
materi yang disampaikan dapat diterima dan diserap oleh para murid dengan cara
terbuka terhadap murid, bersikap empati dan mendukung, selalu meningkatkan
interaksi yang positif dan kesetaraan atau kesamaan. Tanda-tanda komunikasi
tersebut ditandai dengan timbulnya saling pengertian, senang satu sama lain,
pengaruh terhadap sikap, menimbulkan tindakan dan jalinan hubungan yang
semakin baik. Faktor pendukung dalam membentuk kedisiplinan murid yaitu
kesadaran diri sendiri, teladan, lingkungan sosial dan sanksi/hukuman.