Skripsi Mahasiswa / 2025
RECORD #285

PERCERAIAN DI LUAR PENGADILAN AGAMA MENURUT ULAMA KECAMATAN BUNGUR KABUPATEN TAPIN

Nor Hayati· NIM 2017110611

Abstrak

Seiring berjalannya waktu, perceraian semakin banyak terjadi dikalangan masyarakat salah satunya di kecamtan bungur, Perceraian yang mereka lakukan pun sudah menjadi suatu tindakan kebiasaan, yang mana mereka bercerai sebelumnya tidak melalui Pengadilan atau Mahkam syar’iyah. Dan mereka enggan untuk mendatangi ulama tersebut karena malu sehingga mereka memilih menyelesaikan dengan cara mereka sendiri yaitu melalui perceraian di luar pengadilan agama. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui pandangan ulama serta masyarakat sekitar Kecamatan Bungur terhadap perceraian di luar Pengadilan Agama di Kecamatan Bungur Kabupaten Tapin. Jenis penelitian adalah penelitian lapangan (field research) dimana Peneliti dalam hal ini akan langsung terjun kelapangan dengan menggunakan pendekatan sosiologis. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan studi dokumen, dengan para informan berjumlah 9 orang ulama di kecamatan bungur kabupaten tapin. Berdasarkan hasil kesimpulan penelitian yakni terdapat perbedaan pendapat yaitu: 6 orang ulama yang mengatakan sah hukumnya perceraian diluar pengadilan agama dengan argumentasi hukum berlandaskan dengan hadis (H.Abu Daud dan Ibnu Majah, Al-Hakim menilai hadis ini shahih) dan Al-Qur‟an surah Al-Baqarah ayat 227. Kemudian 3 orang ulama yang mengatakan tidak sah perceraian diluar pengadilan agama dengan argumentasi hukum berlandaskan pada undang-undang perkawinan no 1 tahun 1974 yang terdapat pada pasal 39 ayat (1).