Skripsi Mahasiswa / 2025
RECORD #281

ANALISIS TERHADAP HAK AHLI WARIS UKHUWAH PANCAR PEREMPUAN DITINJAU DARI HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF (STUDI KASUS PADA PEMBAGIAN WARIS DI DESA PARIGI KECAMATAN DAHA SELATAN)

Abdul Khairยท NIM 2017110574

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman masyarakat terkait dengan hukum waris khususnya hak ahli waris pengganti, selain itu hukum waris yang berlaku di Indonesia ada tiga dan semua diakui di mata hukum. Kurangnya kasus ahli waris pengganti di Desa Parigi menimbulkan konflik tersendiri khususnya saat perempuan yang menjadi ahli waris pengganti atau yang sering disebut sebagai ukhuwah pancar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang ahli waris ukhuwah pancar perempuan pada pembagian waris di Desa Parigi Kecamatan Daha Selatan. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Objek dari penelitian ini adalah hak ahli waris ukhuwah pancar perempuan di Desa Parigi Kecamatan Daha Selatan. Subjek dalam penelitian ini adalah ahli waris ukhuwah pancar perempuan di Desa Parigi Kecamatan Daha Selatan melalui teknik wawancara. Penelitian ini menemukan bahwa harta waris yang dibagikan kepada ahli waris ukhuwah pancar perempuan di Desa Parigi Kecamatan Daha Selatan belum sejalan dengan aturan yang ada di dalam hukum Islam dan ada salah satunya sudah sejalan dengan Kompilasi Hukum Islam. Dalam hukum islam ukhuwah pancar perempuan (anak perempuan dari saudara perempuan) dikenal dengan istilah Dzawil Arham. Sedangkan dalam hukum positif disebut sebagai ahli waris pengganti. Kedua hukum tersebut memiliki ketentuan berbeda dalam jumlah hak yang diterima oleh Dzawil Arham menurut hukum islam dan ahli waris pengganti menurut hukum positif. Dalam hukum islam,tetap diberlakukan aturan 2:1 untuk ahli waris pengganti, sedangkan dalam hukum Positif diberlakukan 1:1 antara lakilaki dan perempuan sebagai ahli waris pengganti.