Skripsi Mahasiswa / 2025
RECORD #225

HAK WARIS ANAK ANGKAT MENURUT HUKUM ISLAM DAN PERUNDANG-UNDANGAN DI INDONESIA (Studi Kasus Di Desa Muning Tengah Kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan)

Sainahยท NIM 2017110620

Abstrak

Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyak masyarakat yang mewariskan hartanya kepada anak angkat, dikarenakan tidak adanya hubungan darah antara anak angkat dengan orangtua angkatnya maka anak angkat tidak bisa menjadi ahli waris harta warisan orang tua angkatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hak waris anak angkat dalam Hukum Islam dan Perundang-Undangan Indonesia melalui penelitian lapangan (field research) dalam bidang hukum keluarga Islam. Objek penelitian ini adalah hak waris anak angkat menurut Hukum Islam dan Perundang-Undangan. Subjek dalam penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak angkat di desa Muning Tengah Kecamatan Daha Selatan melalui teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah motivasi dari pengangkatan anak umumnya di Desa Muning Tengah adalah karena keinginan memiliki anak, memancing kehadiran anak, dan ingin memiliki banyak anak. Akibat hukum dari pengangkatan anak dalam hukum Islam dan Perundang-Undangan adalah anak angkat tidak memiliki hak waris, sehingga hak waris yang diberikan di Desa Muning Tengah merupakan pelanggaran dalam hukum Islam. Dalam perundangUndangan, anak angkat memiliki hak waris pada orang tua angkatnya dengan syarat harus memiliki penetapan secara sah dihadapan hukum.