Skripsi Mahasiswa / 2022
RECORD #113

METODE KETELADANAN DALAM AL-QUR’AN (KAJIAN SURAH AL-AHZAB AYAT 21, AL-MUMTAHANAH AYAT 4 DAN 6)

Abdul Razak· NIM 2017121971

Abstrak

Penelitian ini bertolak dari pemikiran bahwa keharusan seorang guru memiliki kompetensi kepribadian yang mantap, berakhlak mulia, arif, bijaksana, serta mampu menjadi teladan yang baik untuk anak didiknya, karena disamping mengajarkan ilmu, guru juga harus menjadi pelopor tingkah laku yang baik untuk mereka. Karena menurut psikologi berdasarkan akan fitrah manusia itu memiliki sifat gharizah (kecenderungan mengimitasi atau meniru orang lain), atas dasar itu para pendidik dituntut memberikan keteladanan yang baik. Seperti kata pepatah “guru kencing berdiri, murid kencing berlari”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui metode keteladanan dalam Al-Qur’an pada surah Al-Ahzab ayat 21, surah Al-Mumtahanah ayat 4 dan 6, yang ditafsirkan dalam tafsir Al-Mishbah, Ibnu Katsir, dan Tafsir Jalalain. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sabjeknya adalah tiga kitab tafsir yaitu, tafsir Al-Mishbah, Ibnu Katsir, dan Tafsir Jalalain. Adapun objeknya adalah metode keteladanan dalam Al-Qur’an pada surah Al-Ahzab ayat 21, surah Al-Mumtahanah ayat 4 dan 6, dengan menggunakan teknik pengumpulan datanya yaitu analisis isi (content analysis). Kemudian data dan sumber data yang ditemukan dan sudah di klasifikasi, akan dipaparkan dan dianalisis secara langsung. Dari hasil analisis data tersebut diperoleh kesimpulan bahwa metode keteladanan dalam Al-Qur’an meliputi keteladanan dalam perihal ketaqwaan, tawakal, kesabaran, kepemimpinan, perkataan, perbuatan, sikap, kasih sayang, akhlak, ketegasan, keteguhan, kepribadian, dan menghormati kepada yang lebih tua, serta memilih teman.