Skripsi Mahasiswa / 2024
RECORD #111

KEMAMPUAN MENGAJAR SANTRIWATI PADA PELAKSANAAN PROGRAM ‘AMALIYAH TADRIS DI PONDOK PESANTREN DARUL AMIEN TARBIYATUL MU’ALLIMIN WAL MU’ALLIMAT AL-ISLAMIYAH TELUK LABAK KECAMATAN DAHA UTARA KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN

Nisfi· NIM 2018122156

Abstrak

Guru sebagai pendidik kurang terlatih dalam mengajar yang demikian menyebabkan siswa kurang optimal menerima pelajaran. Sehingga calon guru dituntut mencari banyak pengalaman dalam praktek mengajar agar sanggup mengatasi masalah yang timbul ketika berada dalam kelas nanti. Penelitian ini untuk mengetahui kemampuan mengajar santriwati pada pelaksanaan program „amaliyah tadris di Pondok Pesantren Darul Amien TMI. Secara rinci adalah kemampuan melaksanakan pembelajaran menurut standar proses meliputi kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Serta faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode kualitatif dekskriptif. Subjeknya sebagian santriwati yang mengikuti program „amaliyah tadris yang diambil berdasarkan pertimbangan peneliti. Objeknya kemampuan mengajar santriwati pada pelaksanaan program „amaliyah tadris di Pondok Pesantren Darul Amien TMI yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa santriwati mampu membuka pelajaran dengan menarik perhatian siswa memberikan apersepsi, memberi pre test dan menyampaikan tujuan pembelajaran. Santriwati mampu menutup pelajaran dengan meninjau kembali inti materi dan memberikan post test. Santriwati mampu menerapkan keterampilan menjelaskan, keterampilan memberi pertanyaan, keterampilan memberi penguatan, dan keterampilan mengadakan variasi selama proses pembelajaran, walaupun tidak semua aspek pada komponen tersebut diterapkan. Faktor yang berpengaruh dalam kemampuan mengajar santriwati, yaitu faktor kemampuan santriwati mengenai pengetahuan dan cara mengajar, faktor karakteristik siswa yang beragam, faktor kelengkapan fasilitas sekolah, faktor lingkungan sekolah yang bersih, dan faktor mata pelajaran yang digunakan